Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Belakangan ini heboh sekali berita tentang penyakit yang dialami komedian kenamaan Olga Syahputra. Olga ternyata menderita kanker kelenjar getah bening. Kanker ini termasuk jenis kanker yang ganas dan mematikan. Sebenarnya apa sih kanker kelenjar getah bening itu? Dan apa ciri-cirinya?
Kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah jenis kanker yang menyerang sistem limfatik, yaitu bagian tubuh yang berhubungan dengan kekebalan tubuh. Pada limfoma, limfatik atau sel yang berguna melawan infeksi bermutasi dan tumbuh secara tidak terkendali dan berkumpul di kelenjar getah bening hingga akhirnya membentuk tumor. Limfoma dibagi menjadi dua jenis, yakni limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin.
Sistem limfatik terdiri dari jaringan organ, pembuluh darah, dan banyak kelenjar getah bening yang terletak di seluruh tubuh. Sebagian besar kelenjar getah bening berada di bagian kepala dan leher. Secara normal, kelenjar getah bening bekerja menyaring bakteri dan racun dari cairan getah bening di tubuh. Ketika kanker menyerang sistem limfatik, maka kelenjar getah bening pun ikut terkena.
Berikut ciri-ciri kanker kelenjar getah bening yang bisa Anda pelajari sebagai cara diagnosis awal:

1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Pembengkakan ini bisa dilihat dari bengkaknya bagian tubuh leher, ketiak, dan pangkal paha dimana kelenjar getah bening terletak. Biasanya pada bagian bengkak akan terasa sakit dan perih dengan ukuran bengkak yang sebesar kacang polong, kacang merah, atau bahkan lebih besar. Pembengkakan kelenjar getah bening umumnya ditandai dengan gejala lain, yaitu demam, masalah pernapasan seperti radang tenggorokan dan hidung beringus, berkeringat di malam hari, dan berat badan turun tanpa sebab pasti.

2. Nyeri
Rasa nyeri yang dirasakan pada kelenjar getah bening yang bengkak biasanya tanda pada tahap awal limfoma. Rasa sakit dan nyeri biasanya akan semakin menjadi jika minum alkohol. Bila kanker berkembang, kelenjar getah bening di perut bisa menyebabkan nyeri dan perasaan kenyang.

3. Mengurangi Nafsu Makan dan Menurunkan Berat Badan
Kehilangan nafsu makan dan berat badan turun adalah ciri umum yang terjadi saat kanker kelenjar getah bening sedang berkembang. Perasaan kenyang yang disebabkan bengkaknya kelenjar getah bening di perut inilah yang akhirnya berimbas pada turunnya berat badan.

4. Berkeringat di Malam Hari
Tubuh basah karena berkeringat saat malam hari merupakan tanda adanya kanker kelenjar getah bening. Kebanyakan, keringat yang keluar di malam hari berkaitan dengan limfoma hodgkin meski penderita limfoma non-hodgkin pun bisa mengalaminya. Keringat ini keluar karena penderita mengalami demam.

5. Demam
Demam bisa jadi tanda menderita kanker kelenjar getah bening. Limfoma hodgkin umumnya menyebabkan demam yang terjadi dengan pola yang tidak teratur. Demam seperti ini disebut demam Pel-Ebstein yang ditandai tujuh hari demam tinggi kemudian suhu tubuh berubah menjadi normal atau bahkan di bawah normal dan terjadi selama beberapa hari atau minggu. Demam ini biasa diikuti dengan rasa kedinginan dan berkeringat di malam hari.

6. Gejala Lain
Ciri-ciri lain yang mengindikasikan kemungkinan adanya kanker kelenjar getah bening adalah sebagai berikut:

-Gatal-gatal yang tidak bisa disembuhkan dengan obat gatal
-Nyeri dada
-Batuk
-Mudah lelah

Translate »